Arkib

Archive for Jun 2010

~ kasih bapa berbaur nestapa ~

Ayah pergi bertemu Illahi ,

Semoga rohnya tenang selalu ,

Mohon dariMu moga diberkahi ,

Tatkala waktu terus berlalu .

Dirimu sentiasa dalam kenangan ,

Sejarah itu sentiasa segar ,

Dalam hidupmu tiada kesenangan ,

Sabar menempuh kesusahan berlegar .

Kemalangan itu sekadar penyebab ,

Segalanya sudah ditakdir Tuhan ,

Setiap kejadian pasti bersebab ,

Sebagai hamba tak bisa menahan .

Air mata kian mengiringi ,

Sedih dan pilu siapa yang tahu ,

Terasa kini tiada pelangi ,

Umpama pendayung tidak berperahu .

Diriku penuh rasa terkilan ,

Tak sempat berjasa menabur budi ,

Tahun berganti bulan ke bulan ,

Pemergianmu terasa baharu tadi .

Saat terakhir menatap wajahmu ,

Kukucup dahimu sepenuh hiba ,

Allah lebih menyayangimu ,

Setiap insan waktunya kan tiba .

Sebak di dada bercampur derita ,

Terasa berat kaki yang melangkah ,

Terpaksa ditelan pahitnya berita ,

Maaf  di atas segala telingkah .

Walau kini kau sudah tiada ,

Dirimu tetap menjadi inspirasi ,

Berjiwa berani , berlapang dada ,

Semangatmu kental penuh toleransi .

Kategori:Uncategorized

~ mati itu pasti ~

Mati itu suatu yang pasti ,

Bersediakah kita menghadapinya ? ,

Malaikat Izrael terus memerhati ,

Menunggu waktu saat ketikanya .

Sakit ditanggung penghapus dosa ,

Sebagai peringatan buat hamba-Nya ,

Teruskan memohon pada yang Kuasa ,

Tak putus asa dengan rahmatNya .

Akhlak mulia cantik dipandang ,

Sabar menempuh jalan berliku ,

Tatkala ajal kian bertandang ,

Nafas terhenti jasad terkaku .

Nyawa diberi hanya sekali ,

Persinggahan dunia sementara cuma ,

Seisi dunia tidak terbeli ,

Nikmat udara diberi percuma .

Pedih tersiksa menusuk sukma ,

Sakitnya mati tidak terperi ,

Tunaikan segera solat yang lima ,

Usahlah dilupa sehari-hari .

Kerja ditangguh bertindan-tindan ,

Sikap yang malas pemusnah kerjaya ,

Selagi nyawa dikandung badan ,

Manfaatkan ia sehabis daya .

Nadi berdenyut setiap detik ,

Degupan jantung seakan menari ,

Cinta padaNya moga berputik ,

Selama ini derita mencari .

Helaan nafas penuh terasa ,

Penyambung nyawa hidup di dunia ,

Nikmat dariNya yang Maha Esa ,

Penguasa seluruh alam raya .

Jiwa sang hamba terus merintih ,

Memohon petunjuk rahmat dariNya ,

Keyakinan diri perlu dilatih ,

Barulah nanti tampak hasilnya .

Andai ini tinta terakhir ,

Salah dan silap maaf dipinta ,

Setiap yang hidup pasti berakhir ,

Hikmah Kembara mengakhiri cerita .

Kategori:Uncategorized